LEUKEMIA GRANULOSITIK KRONIK PDF

leukemia granulositik kronik Makalah Leukemia Limfositik Kronik. Makalah Leukemia Limfositik Kronik. Leukemia Myeloid Kronik. ppt LMK. Leukemia. Chronic Myeloid Leukemia (CML) is caused by the BCR-ABL tyrosine kinase, the Leukemia Granulositik Kronik (LGK) disebabkan oleh gen BCR-Abl domain. Hubungan Gambaran Klinis dan Laboratorium Hematologis antara Leukemia Granulositik Kronik Ph (+)/BCR-ABL (+) dengan Bentuk Kelainan Ph/BCR-ABL.

Author: Arar Shagami
Country: Armenia
Language: English (Spanish)
Genre: Photos
Published (Last): 5 October 2004
Pages: 60
PDF File Size: 16.2 Mb
ePub File Size: 10.78 Mb
ISBN: 959-5-48832-872-5
Downloads: 48675
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Goltisho

Myelofibrosis tanpa Sumsum tulang hiperplastik penekanan aktivitas seri lain dengan Myelofibrosis merupakan salah satu penyakit kelainan darah yang sangat jarang ditemui 2: Apakah disertai dengan turunnya berat badan secara drastis?

Dengan demikian, sering dikombinasikan dengan kemoterapi Cytoreductive untuk efek lebih lama. Fase kronik stabil atau fase awal. Riwayat Sosial dan Kebiasaan Pasien mengaku hanya mengkonsumsi makanan alami tanpa adanya pengawet e.

Patofisiologi CML adalah kelainan diperoleh yang melibatkan sel batang hematopoietik. Reaksi Leukemoid Reaksi leukemia merupakan respons leukosit secara berlebihan mengakibatkan dilepaskannya leukosit baik yang muda maupun yang matang ke dalam darah tepi dalam darah tepi granulositi, jumlah berlebihan.

Leukemia Granulositik Kronik – PDF Free Download

Krisis blast ditandai oleh peningkatan dalam sumsum tulang atau ledakan jumlah darah perifer atau oleh perkembangan leukemia infiltrat grahulositik lunak atau kulit. Kadang timbul nyeri seperti diremas diperut kanan atas akibat peregangan kapsul limpa.

Sel induk pluripoten yang dimaksud pada penyakit ini adalah sel myeloblas yang akan menghasilkan leukosit granulisitik bergranul yaitu basofil, eosinofil, dan netrofil. Selain itu pasien merasa cepat kenyang dan begah. Idealnya, harus dilakukan dalam tahap kronis dari penyakit daripada pada fase transformasi atau krisis blast.

Selain itu pengobatan LGK juga dapat menurunkan – kadar leukosit hingga terlalu rendah, sehingga sistem imun tidak efektif. Hemosiderin sumsum tulang juga dapat dinilai menggunakan pewarnaan Prussian Blue dan pada anemia defisiensi besi akan didapati hemosiderin sumsum tulang berkurang atau kosong.

  HENRY HAZLITT EKONOMIA W JEDNEJ LEKCJI PDF

Keluhan lain sering tidak spesifik, misalnya rasa cepat lelah, lemah badan, demam yang tidak terlalu tinggi, keringat granulosjtik. Diagnosis CML didasarkan pada temuan histopatologi dalam darah perifer dan Philadelphia Ph kromosom dalam sel sumsum tulang. Limpa yang membesar juga dapat dikaitkan dengan keadaan hipermetabolik, demam, penurunan berat badan, dan kelelahan kronis.

Leukemia Granulositik Kronik. LGK | Your reliable partner in personalized medicine | Page 2

Selain itu, keadaan hipermetabolisme juga dapat memicu tirotoksikos. Published on Feb View 30 Download Rendahnya sel blast ini menyebabkan CMML dimasukkan ke kategori penyakit sindrom myelodisplastik, namun tingginya monosit juga membuat CMM: Lelah, lemah, atau sesak napas yang dipicu anemia Nyeri di bawah tulang rusuk sebelah kiri karena pembesaran limpa Pembesaran hati Kulit pucat Mudah memar Mudah berdarah Keringat berlebihan saat tidur berkeringat di malam hari Demam Sering infeksi Nyeri tulang 3.

Kadar besi serum menurun pada anemia defisiensi besi. Namun, efek myelosupresi dapat terjadi jauh di kemudian hari dan bertahan lama, yang membuat mempertahankan angka dalam batas normal lebih sulit. Mekanisme molekuler untuk resistensi imatinib primer tidak diketahui. Remember me Forgot password?

BMT harus dipertimbangkan dini pada pasien muda membutuhkan terapi pemeliharaan interferon. Oleh karena itu, anamnesis lebih ke arah mengeliminasi diagnosis-diagnosis banding yang mungkin muncul untuk mendapatkan diagnosis kerja atau diagnosis pastinya. Ukuran limpa berkorelasi dengan hitungan granulosit darah perifer, dengan limpa terbesar yang diamati pada pasien dengan jumlah leukosit yang tinggi.

Gagal sumsum tulang Bone marrow failure. Penggunaan dihentikan bila leukosit. Pada usia 18 bulan: Hasil dari pemeriksaan ini adalah mengetahui dominasi sel setiap sel induk, kelainan morfologi, dan gangguan pematangan inti.

  JENWAY 6705 PDF

Beberapa pasien dengan CML memiliki demam ringan dan berkeringat berlebihan terkait dengan hipermetabolisme. Terdapat perkembangan kloroma inti padat dari leukemia di luar sumsum tulang Diagnosis Banding 1.

Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan penunjang yang penting untuk dilakukan pada kasus hematologi: Gejala non spesifik meliputi kelelahan dan penurunan berat badan dapat terjadi lama setelah timbulnya penyakit. Reaksi ini bersifat sementara bila penyebabnya diobati maka reaksi ini pun akan hilang.

leukemia granulositik kronis dengan AIHA

Leukemia myeloid kronis, Ph negatif. Daftar Pustaka Harmening DM.

Pasien yang lebih muda mungkin mengalami bentuk yang lebih agresif dari CML, seperti pada fase akselerasi atau krisis blast. Umumnya LGK mengenai usia pertengahan dengan puncak umur 45 tahun. Leukemia granulositik kronik atau Chronic Myelogenous Leukemia CML merupakan kelainan myeloproliferative yang ditandai dengan peningkatan proliferasi dari seri sel granulosit tanpa disertai gangguan diferensiasi, sehingga pada hapusan darah tepi dapat ditemukan berbagai tingkatan diferensiasi seri granulosit, mulai dari promielosit bahkan mieloblasmetamielosit, mielosit, sampai granulosit.

Pada beberapa pasien yang ada dalam fase akselerasi, atau fase akut dari penyakit melewatkan fase kronisperdarahan, petechiae, ekimosis dan mungkin granuloeitik gejala menonjol.

Disamping itu, BCR-ABL juga bersifat anti-apoptosis sehingga menyebabkan gen ini dapat bertahan hidup lebih lama dibanding sel normal. Klon-klon ini, selain proliferasinya berlebihan, juga dapat bertahan hidup lebih lama dibanding sel normal,karena gen BCR-ABL juga bersifat anti-apoptosis. Penyakit ini sering ditemukan secara kebetulan dalam fase kronis, ketika didapatkan hitung leukosit meningkat pada pemeriksaan darah rutin atau adanya splenomegali pada pemeriksaan fisik umum.