MAKALAH TUBEKTOMI PDF

makalah KB Tubektomi Sushy. Add a comment no plus ones. no shares. Looks like you’ve reached the. Makalah Spm (Penyusunan Anggaran). PENYUSUNAN ANGGARAN MATKUL SISTEM PENGENDALIAN Makalah SPM Organisasi pada laki-laki atau tubektomi pada perempuan, pil tubektomi, pil, suntik, implant, IUD (intra uterine ..

Author: Mazudal Gokinos
Country: Saudi Arabia
Language: English (Spanish)
Genre: Video
Published (Last): 9 August 2012
Pages: 98
PDF File Size: 10.29 Mb
ePub File Size: 15.46 Mb
ISBN: 646-4-73147-744-7
Downloads: 85841
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Zulugami

vasektomi dan tubektomi pdf editor

Makalah SPM Deskripsi lengkap. Idioms Spm Example of idioms. Can be used in composition for SPM. Standa Standarr adalah adalah ukur ukuran an terte tertentu ntu yang yang dipa dipakai kai sebag sebagai ai patok patokan. Stan Standa darr adal adalah ah sesu sesuat atu u yang yang dian diangg ggap ap teta tetap p nila nilain inya ya sehi sehing ngga ga dapat dipakai sebagai ukuran.

Stan Standa darr adal adalah ah nila nilaii tert terten entu tu yang yang tela telah h dite diteta tapk pkan an berk berkai aita tan n dengan sesuatu yang harus dicapai. Standar adalah ukuran penc encapaian mutu atau kinerja rja yang diharapkan bisa dicapai. Berb Berbag agai ai peng pengert ertia ian n dan dan pend pendap apat at 1. Stan Standa darr diart diartik ikan an sebag sebagai ai kewe kewena nang ngan an waji wajib.

Standa Standarr diarti diartikan kan seba sebagai gai bata batasan san nilai nilai yang yang harus harus dica dicapai pai. Stan Standa darr diar diarti tika kan n seba sebaga gaii tolo tolok k ukur ukur indicators indicators. Stan Standa darr dia diart rtik ikan an sebag sebagai ai pros prosed edur ur. Pela Pelaya yana nan n adal adalah ah peri periha hall atau atau cara cara dala dalam m mela melaya yani ni kebu kebutu tuha han n orang lain. Pelay Pelayan anan an adalah adalah usaha usaha mela melaya yani ni kebut kebutuh uhan an orang orang lain lain denga dengan n memperoleh imbalan berupa uang atau jasa.

Menurut Kotler Pelayanan adalah setiap kegiatan yang manfaatnya dapat diberikan dari satu pihak kepada pihak lain yang pada dasarnya tidak berwujud intangible dan tidak berakibat pemilikan sesuatu.

Menu Menuru rutt Kam Kamus us Besar Besar Baha Bahasa sa Indo Indone nesi siaa Kiner inerja ja adal adalah ah sesu sesuat atu u yang ang dica dicapa paii atau atau pres presta tasi si yang ang diperlihatkan. Menurut Mangkunegara Kine Kinerj rjaa adal adalah ah hasil hasil kerj kerjaa secar secaraa kual kualit itas as dan dan kuan kuanti tita tass yang yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Menu Menuru rutt Amb Ambar ar Tegu Teguh h Sul Sulist istiy iyan anii Kinerja adalah kombinasi dari kemampuan, usaha, dan kesempatan yang dapat dinilai dari hasil kerjanya. Menu Menuru rutt Pay Payam aman an Sima Simanj njun unta tak k 5 Kinerj Kinerjaa adalah adalah tingka tingkatt pencap pencapaian aian hasil hasil atas pelaksa pelaksanaa naan n tugas tugas tertentu. Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja yaitu suatu hasil yang diperlihatkan dari usaha seseorang.

Pelaksanaan dan Pembinaan 1. Pemerintah Daerah wajib menyediakan sumber daya yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal SPM. Terjaminnya hak masyarakat dalam menerima suatu layanan.

  CHONDROLYSIS HIP PDF

Dapat digunakan sebagai alat untuk menentukan alokasi anggaran yang dibutuhkan. Mendorong terwujudnya checks and balances. Nyata Standar Pelayanan Minimal SPM disusun dengan memperhatikan dimensi ruang, waktu, dan persyaratan atau prosedur teknis. Jangka waktu penyelesaian Jangka waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh proses pelayanan dari setiap jenis pelayanan. Produk pelayanan Hasil pelayanan yang diberikan dan diterima sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Kompetensi pelaksana Kemampuan yang harus dimiliki oleh pelaksana meliputi pengetahuan, keahlian, keterampilan, dan pengalaman. Pengawasan internal 10 Pengendalian yang dilakukan oleh pimpinan satuan kerja atau atasan langsung pelaksana. Penanganan pengaduan, saran, dan masukan Tata cara pelaksanaan penanganan pengaduan dan tindak lanjut.

Jumlah pelaksana Tersedianya pelaksana sesuai dengan beban kerja. Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan Memberikan kepastian memberikan rasa aman dan bebas dari bahaya, risiko, dan keragu-raguan. Evaluasi kinerja pelaksana Penilaian untuk ttubektomi seberapa jauh pelaksanaan kegiatan sesuai dengan standar pelayanan.

Dalam format standart pelayanan minimal rumah sakit harus harus ada aspek berikut: Jenis pelayanan Jenis- jenis pelayanan yang diberikan Rumah Sakit kepada masyarakat.

Kinerja Proses yang dilakukan dan hasil yang dicapai oleh suatu organisasi dalam menyediakan produk dalam bentuk jasa pelayanan atau barang kepada pelanggan. Indikator tubektom Variable yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keadaan atau status dan memungkinkan dilakukan pengukuran terhadap perubahan yang terjadi dari waktu kewaktu atau tolak ukur prestasi kuantitatif kualitatif yang digunakan untuk mengukur terjadinya perubahan terhadap besaran target atau standar yang telah ditetapkan sebelumnya.

Definisi oprasional Dimaksudkan untuk menjelaskan pengertian dari indicator.

Susi Susanti Midwife – Google+

Frekuensi pengumpulan data Frekuensi pengambilan data tubektoomi sumber data untuk setiap indikator. Periode analisis Rentang waktu pelaksanaan kajian terhadap indikator kinerja yang dikumpulkan. Sumber data Sumber bahan nyata atau keterangan yang dapat dijadikan dasar kajian yang berhubungan langsung dengan persoalan.

Indikator KPI harus bersifat terukur harus bisa dihitung atau diukur. Ukuran keberhasilan harus menunjukkan indikator kinerja yang jelas, spesifik dan terukur measurable.

Ukuran keberhasilan harus dinyatakan secara eksplisit dan rinci sehingga menjadi jelas apa yang diukur.

Biaya untuk mengidentifikasi dan memonitor ukuran keberhasilan sebaiknya tidak melebihi nilai yang akan diketahui dari pengukuran tersebut. Misalnya kualitas kepemimpinan dan kepuasan pelanggan.

Perbedaan tersebut terletak pada isi matriknya. Target yang makalqh yakni berupa target yang hendak dicapai serta waktu yang diperkukan untuk meraih target tersebut.

Sebab perusahaan akhirnya dituntut memiliki visi dan misi yang jelas serta langkah praktis untuk merealisasikan tujuannya. Sudah sesuai atau belum sama sekali. Pengelolaan kinerja pegawai melalui sistem KPI memberikan sejumlah manfaat positif tubeitomi perusahaan, diantaranya adalah: Hal ini akan mendorong pegawai bekerja lebih optimal untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan.

Menetapkan tujuan yang hendak dicapai. Memiliki bisnis proses mxkalah telah terdefinisi dengan jelas. Menetapkan ukuran tubketomi dan kualitatif sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Key Performance Indicators membutuhkan perencanaan yang matang.

Selain itu juga harus didukung oleh ketersediaan data dan informasi yang akurat serta konsisten. Jika perusahaan mampu menyediakan sistim informasi yang akurat, konsiten, dan mudah diakses bagi siapa saja yang berkepentingan, maka data yang diperoleh bisa dipertanggungjawabkan keakuratan dan konsistensinya.

  CADPIPE TUTORIAL PDF

Perusahaan juga harus menyediakan perangkat teknologi informasi yang fungsional dan tepat sasaran. Jadi satu perusahaan ada kemungkinan mempunyai KPI organisasi yang berbeda dengan tuhektomi lainnya. KPI harus memiliki value nilaimaklah Jumlah produksi, dalam ton, unit, persentase, dan lain-lain.

Jumlah kecelakaan kerja, dalam jumlah kecelakaan. Target yang dituliskan bisa dicapai oleh masing-masing individu dalam perusahaan tersebut. Asalkan achieveable, realistis, sekaligus dapat memotivasi karyawan. Dengan demikian, pada pembuatan KPI, seluruh level dan unit kerja di dalam perusahaan perlu dilibatkan. Maksudnya, KPI yang dibuat haruslah tunektomi bagi perusahaan untuk mencapai tujuannya. KPI dapat memberikan gambaran pada setiap karyawan terhadap apa yang penting dan apa yang harus dilakukan agar dapat mencapai tujuan yang diharapkan, serta dapat digunakan untuk mengelola orang, sis tem, tools, dan lain-lain.

SPM sebagai standar pelayanan minimum dilambangkan sebagai maoalah batas minimum pelayanan. Untuk mengukur suatu pelayanan yang diberikan oleh suatu lembaga sudah melebihi dari SPM atau belum, maka digunakanlah KPI atau key performance indikator.

Sedangkan indikator merupakan variabel ukuran atau tolok ukur yang dapat menunjukkan indikasi-indikasi terjadinya perubahan tertentu. Process, yang dapat mengukur perubahan pada saat pelayanan yang misalnya kecepatan pelayanan, pelayanan dengan ramah dan lain-lain. Misalnya biaya pelayanan yang lebih murah dan peningkatan pendapatan rumah sakit. Secara khusus selain pelayanan yang harus diberikan kepada masyarakat wilayah setempat maka rumah sakit juga harus meningkatkan manajemen di dalam rumah sakit yaitu meliputi: Manajemen sumber daya manusia.

Manajemen sistem informasi rumah sakit, baik ke dalam dan utbektomi luar rumah sakit. Jenis KPI yang ada di rumah sakit antara lain: Bedah 23 Jam Visite Dokter Spesialis Komplikasi anastesi karena overdosis, reaksi anastesi, dan salah penempatan endotracheal tube.

Pemberi pelayanan persalinan dengan a. Persentase peserta KB mantap yang mendapatkan konseling KB mantap oleh bidan terlatih. Pelaksana ekspertisi Kejadian kegagalan pelayanan Rontgen Kepuasan pelanggan. Waktu tunggu pelayanan a. BOD Pengelolaan limbah padat infeksius sesuai dengan aturan. Peraturan Daerah yang terdiri atas: Peraturan daerah provinsi 2.

Dalam peraturan pemerintah RI no.

Undang-Undang Nomor l7 tahun tentang Keuangan Negara c. Undang-Undang Nomor 32 tahun tentang Pemerintahan Daerah e. Peraturan Pemerintah Nomor 20 tahun tentang pembinaan dan pengawasan atas Penyelenggara Pemerintah Daerah h. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. Instalasi Gawat Darurat IGD sebagai salah satu unit pelayanan yang ada di rumah sakit berfungsi melayani pasien maklah darurat medis merupakan high clinical risk areas.

Hal tersebut amkalah oleh keterlambatan rujukan pasien dari unit pelayanan obstetri yang lebih rendah atau keterlambatan dan kekeliruan penanganan di RSCM.

Membuat dan menerapkan dengan sungguh-sungguh SPM rumah sakit. Meningkatkan kapasitas pelayanan IGD. Menerapkan skala prioritas dalam menangani risiko yang ditemukan. Seharusnya, sistem manajerial di RSCM dibuat sesederhana mungkin terutama pada IGD agar ketika ada pasien yang butuh perawatan cepat bisa segera ditangani tanpa terhambat rumitnya birokrasi pada rumah sakit tersebut.

Responden yang diwawancarai dalam penelitian ini berumur termuda 20 tahun sampai dengan tertua 40 tahun dengan rerata 31,3 tahun.